Secara umum, rumah adalah bangunan yang dijadikan tempat tinggal selama jangka waktu tertentu. Dalam arti khusus, rumah mengacu pada konsep-konsep sosial kemasyarakatan yang terjalin di dalam bangunan tempat tinggal, seperti keluarga, tempat bertumbuh, makan, tidur, beraktivitas, dll (wikipedia).
Dipostingan kali ini, sesungguhnya aku tidak melakukan pindah rumah sungguhan, melainkan pindah blog yang kusebut sebagai rumah. Banyak istilah yang digunakan teman-temanku untuk meenyebut blog mereka masing. Ada yang menyebut kalau blog mereka adalah buku digital mereka, ada juga yang beranggapan bahwa blog adalah pengganti diary harian mereka, dan banyak lagi istilah yang biasa digunakan oleh para pemilik blog untuk blog mereka.
Dikesempatan ini, aku memberitahukan kalau blog ini adalah blog baru yang aku punya, kalau sebelumnya aku sibuk menetap dan beraktifitas di blog satu lagi. Tak cukup lama aku beraktifitas disana, sekitar 11 bulan terhitung sejak hadirnya blog ini. Aku ingin bercerita sedikit tentang bagaimana proses hadirnya blog baru ini kedunia per-blog-kan *halah bahasa apa itu*
Begini ceritanya #tibatibamatilampu #kemudianhening
Cerita diawali dari blog “isi otak dinneno” yang mulai aktif sejak bulan Januari 2011 menggunakan blog dari wordpress.com (gratis version) aku mulai banyak beraktifitas didunia bloging. Lalu berhasrat untuk merasakan ngeblog menggunakan self hosting dan domain, akhirnya akupun nyoba-nyoba ngeblog memanfaatkan jasa domain gratis dari co.cc dan hostingan dari 000webhost yang juga gratis *dasar gak ada modal* :cd:
Sampai suatu ketika saat aku menulis tentang blog yang berdomain co.cc tadi, Bang Anto dan Mas Giewahyudi berkomentar untuk menyadarkan aku dari ketidaktahuan. Bang Anto bilang “Pakai co.cc gratis cuma setahun aja, setelah itu bayar. Bayarnya pun harus keluar negeri sana” dan Mas Giewahyudi menyambut dengan berkomentar “domain co.cc akan di-deindex oleh Google, blog akan susah masuk search engine”. Ya, begitulah kira-kira yang mereka katakan (maaf screen shot komentar mereka tidak bisa ditampilkan karena postingan terkait sudah kuhapus permanent). Dari komentar mereka-lah aku berusaha untuk pindah ke domain yang lebih familiar yaitu (dot)com.
Blog baru ini pun bisa hadir berkat campur tangan 2 orang anak muda kota Medan, beliau Bang Mamat Gelok dan Bang Nicho. Bang Nicho adalah salah seorang senior di komunitas Blogger Sumut yang kebetulan juga punya bisnis dagang domain dan hosting. Bang Mamat sendiri punya peran yang cukup sentral (kalau disepak bola perannya itu ibarat kiper) yang menawarkan domain ke aku. Bang Mamat jugalah yang jadi wartawan mewawancarai aku via Y!M untuk urusan data-data. Akhirnya jadilah blog ini dengan alamat dinneno.com yang menggunakan domain dan hosting dari ngemeng.com.
Segitu ajalah kata sambutan yang bisa kusampaikan atas peluncuran rumah baru ini. Terimakasih untuk Bang Mamat, Bang Nicho, Bang Anto, Mas Giewahyudi ![]()
SELAMAT DATANG
:shakehand2





Selamat Mas Din atas kelahiran blog barunya, waah tentunya semakin semangat untuk ngeblog dan berbagi nih
( yeeeees!! jadi orang pertama yg berkomentar
hehehehe )
Sekali lagi makasih Mas Natalius
Selamat berhasil pertamax diblog baru ini :thumbup
Hahahahahaq…….
Aku kira tadi ‘ping’ dari mana,…. ngga taunya malah…..
Lho,… post nya ngga di impor Din?
Awalnya diimport bang, tapi gak jadi biar dimulai dari awal aja. Capek ngatur link2 yang udah nempel di dalam. Sekalian biar kategori2 nya lebih rapi lagi.
wah rumah sendiri, tidak numpang hehehe..
Alhamdulillah, saya udah bisa cari kontrakan
Waaaa selamat massss atas rumah barunya.
Makasih mbak Una
dhe pun pengen punya domain sendiri om.. tapi nantilah, semoga kelak segera bisa cepat menyusul.. sukses rumah barunya om
Ayo jangan lama-lama Dhe, makin cepat maikn baik.
asikk.. Blog baru masih bau toko..
Terasa aroma-aroma barunya ya mas
wahhh mantap banget domain baru ya sob :d semoga tambah keceng bwnya
Semoga sukses dg blog yg baru ini
Amin, terimakasih mas
semoga betah di rumah barunya bang.

Amiin, semoga makin semangat menulis di rumah baru ini.
Selamat Punya Rumah Baru Din DIn